Rabu, 13 Juni 2012

Pompa Air

Seorang pria t'sesat di gurun pasir.
Ia hampir mati kehausan.
Akhirnya ia tiba di sebuah rmah kosong.

Di depan rumah tua tanpa jendela & hampir roboh, terdapat sebuah pompa.
Segera ia menuju pompa itu dan mulai memompa sekuat tenaga, 
tapi tidak ada air yang keluar.

Lalu ia melihat ada kendi di sebelah pompa itu dengan mulutnya tertutup gabus 
dan tertempel kertas dengan tulisan,
" Sahabat, pompa ini harus dipancing dengan air dulu. 
Setelah Anda mendapatkan airnya, 
mohon jangan lupa mengisi kendi ini lagi sebelum Anda pergi. "
Ia mencabut gabusnya & ternyata kendi itu berisi penuh air.

"Apakah air ini harus dipergunakan untuk memancing pompa?
Bagaimana kalo tidak berhasil ? Tidak ada air lagi.
Bukankah lebih aman saya minum airnya dulu 
daripada nanti mati kehausan kalo ternyata pompanya gak berfungsi ?
Untuk apa menuangkannya ke pompa karatan 
hanya karena instruksi di atas kertas kumal yang belum tentu benar ? " pikirnya

Untung suara hatinya mengatakan 
bahwa ia harus mengikuti nasihat yang tertera di kertas itu sekali pun beresiko.
Ia menuangkan seluruh isi kendi itu ke dalam pompa yang karatan itu
dan dengan sekuat tenaga memompanya.
Benar !!
Air keluar dgn limpahnya. Ia minum sepuasnya.

Setelah istirahat memulihkan tenaga dan sebelum meninggalkan tempat itu,
ia mengisi kendi itu sampai penuh, menutupkan kembali gabusnya 
dan menambahkan beberapa kata di bawah instruksi pesan itu,

" Saya telah melakukannya dan berhasil.
Engkau harus mengorbankan semuanya terlebih dahulu, sebelum bisa menerima kembali.
PERCAYALAH !!! "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar